Showing posts with label PERSIJAP. Show all posts
Showing posts with label PERSIJAP. Show all posts

Tiga Pilar Absen Lawan Bontang Fc ,Persijap Perkuat Lini Tengah


Persijap Jepara akan memperkuat barisan tengah dan lini belakangnya saat dijamu Bontang FC dalam lanjutan Superliga Indonesia (ISL), Sabtu (24/4) malam.

Sang arsitek, Suimin Diharja menyiapkan dua gelandang bertipe bertahan. Enjang Rohiman akan berduet dengan Bona Simanjuntak untuk menebalkan kekuatan lini tengah. Di kanan, Nurul Huda dikedepankan dengan sayap kiri ditempati Risky Novriansyah. Satu lagi nama, Beto Goncalves terpaksa ditarik sedikit ke belakang menggantikan peran Jose Sebastian yang absen lantaran akumulasi kartu bersama Anam Syahrul dan Johan Juansyah.

Empat tembok pertahanan berdiri secara flat ditempati Evaldo Silva, Kasiadi, Catur Rintang dan Danan Puspito. Nama Noorhadi akan dipilih menjadi striker tunggal.

"Skema 4-5-1 pilihan yang realistis menghadapi Bontang. Absennya tiga pemain sangat berpengaruh pada jabaran skema yang saya kembangkan," ujar Suimin beberapa jam sebelum kick-off.

Rotasi di posisi penjaga gawang tampaknya akan dilakukan pelatih berusia 55 tahun tersebut. M Yasir yang tampil superior kontra Persisam Samarinda di laga sebelumnya akan digantikan Danang Wihatmoko. Musim lalu, Danang tak tergantikan di posisi penjaga gawang Laskar Kalinyamat. Namun, inkonsistensi kiper berusia 29 tahun itu memaksa jajaran pelatih mencoba Yasir sebaga kiper utama. Dan hasilnya, di bawah mistar, Yasir tampail perkasa.

"Dua kiper memiliki kemampuan yang sama. Siapa yang siap, itu yang diturunkan," tegas Suimin.

Skuad Merah-Merah membidik laga di Bontang ini untuk meraih tiga poin sekaligus menjauhkan dari zona play-off yang masih rawan bagi Evaldo cs. Tampil kompak defense diinginkan Suimin dalam laga ini. Dia mewaspadai pergerakan dan akselerasi sang kapten Bontang FC Ali Khaddafi. Tim tamu menilai, kekuatan pasukan Fachri Husaini berada di lini tengah, bukan di sayap seperti Persisam.

"Otak dan motor tim ini, ya Khaddafi itu. Dia harus dimatikan sebelum masuk area pertahanan kami,"lanjut Suimin. Tugas berat itu akan diberikan Enjang Rohiman dan Bona Simanjuntak untuk mengcover agresivitas Khaddafi di lini tengah. "Siapa yang dekat, harus man to man. Khaddafi harus dimatikan di separo lapangan, itu wajib," tandasnya.

Persijap kini berada di papan tengah, tetapi posisinya sangat rawan digeser di zona play-off, termasuk oleh Bontang FC sendiri.

"Kami tahu, posisi ini tidak nyaman bagi tim. Kerja keras meraih poin, itu kunci lepas dari zona tidak nyaman itu," pungkas Suimin.

Bontang Fc vs Persijap : Lupakan Tragedi Samarinda


Lupakan tragedi Samarinda. Itulah kunci bagi Persijap untuk bisa kembali tampil maksimal pada partai tandang melawan tuan rumah Bontang FC. Maklum insiden gol bunuh diri Anam Syahrul ketika bentrok dengan Persisam bukan saja menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata, namun sedikit banyak juga telah meruntuhkan mental bertanding Evaldo Silva dkk.

”Kami masih memiliki pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi. Mengenai kejadian di Bontang, itu sebuah kecelakaan dan saya yakin Anam ingin membuang bola. Saat ini, Bontang FC telah menunggu dan kami harus kembali mempersiapkan diri,” tegas Pelatih Persijap Suimin Diharja membakar semangat pasukannya.

Persijap memang harus ekstra waspada. Sebab, Bontang FC yang baru saja babak belur dihajar Sriwijaya FC dan Persib tentu ingin bangkit di depan pendukungnya sendiri. Apalagi, di partai ini Persijap tidak bisa menurunkan Jose Sebastian, Johan Juansyah, dan Anam Syahrul yang terkena akumulasi kartu kuning. Situasi ini memaksa Suimin harus kembali memutar otaknya lebih cepat.

”Kami sudah mempersiapkan pemain lain untuk mengisi pos-pos yang lowong. Mereka harus mampu menutup kelemahan yang ada. Sebab, keinginan untuk kembali meraih poin di pertandingan besok tetap besar,” jelasnya.

Kini, ambisi besar kembali digelorakan di pundak para punggawa Persijap. Hasil seri di Samarinda kemarin memang menjadi modal tersendiri. Setidaknya, Persijap telah memiliki pengalaman merebut poin di kandang lawan. Modal lain yang dimiliki Laskar Kalinyamat adalah kondisi sejumlah pemain yang masih segar. Saat di Samarinda, Suimin tidak memainkan sejumlah pilar seperti Gendut Dony, Noor Hadi, Bona Simanjuntak, dan Nurul Huda. Dengan tujuan, saat tampil di kandang Bontang, kondisi pemain-pemain ini mampu diandalkan selama pertandingan berlangsung.

Tenaga Gendut Dony sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas lini depan Persijap. Sedangkan Nanang Khanafi bisa dijadikan pelapis untuk pemain-pemain yang beroperasi di sektor gelandang. Maklum, sektor tengah semakin rapuh setelah Jose dan Johan berhalangan tampil.

Persijap memang masih memiliki sejumlah pemain seperti Enjang Rohiman, Anggo Julian, dan Bona Simanjuntak. Akan tetapi, melihat keberhasilan strategi yang menumpuk banyak pemain di sektor gelandang, kemungkinan besar Suimin akan kembali berbuat sama pada saat melawan Bontang FC.

"Saya harus kembali berpikir menyiapkan strategi setelah dua pilar gelandang absen. Kami berharap pemain-pemain yang akan menghuni starting line up nanti mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Suimin Diharja.

Saat ini, Persijap masih tertahan di peringkat sebelas dengan 24 poin. Jika di partai ini mampu mencuri poin, posisi Laskar Kalinyamat akan kembali terangkat ke peringkat 10 menggeser PSPS. Sebaliknya, jika kembali menelan kekalahan seperti laga-laga tandang sebelumnya, maka bisa saja Pelita Jaya kembali mengancam posisi Persijap. Tentu saja dengan catatan, Pelita mampu mengatasi Arema Indonesia pada laga lusa.

Bontang Fc vs Persijap : Incar Kemenangan Tandang Pertama


Kemenangan tandang pertama masih menjadi bidikan Persijap Jepara saat menghadapi Bontang FC pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Taman Prestasi, Sabtu 23 April 2011.

Persijap merupakan tim dengan rekor tandang terburuk di ajang ISL musim ini. Dari 12 laga tandang yang dilalui, 11 di antaranya berujung dengan kekalahan. Sedangkan satu-satunya poin yang Persijap dapat dari laga tandang adalah ketika menahan imbang 1-1 Persisam Putra Samarinda, pekan lalu.

Laskar Tim Kalinyamat berpeluang untuk mengakhiri rekor buruk tersebut dengan menghadapi tim juru kunci, Bontang FC. Terlebih tim tuan rumah juga memiliki rekor kandang yang cukup buruk. Dari empat laga kandang terakhir, Bontang FC menelan tiga kekalahan dan sekali imbang.

Kondisi tersebut membuat pelatih Persijap, Suimin Diharja, optimistis dengan peluang timnya merebut kemenangan tandang untuk kali pertama musim ini.

"Kalah di tandang? Kami sudah terlalu sering. Seri? sudah pernah, walau sekali. Kami hanya belum mempersembahkan kemenangan. Kalau boleh, sebut saja catatan ini sebagai motivasi besar kami di Bontang," ujar Suimin seperti dilansir situs persijapjepara.com.

Untuk menghadapi Bontang, Persijap akan memperkuat barisan tengah dan lini belakangnya dengan formasi 4-5-1. Hal ini untuk mengantisipasi absennya tiga gelandang Jose Sebastian, Anam Syahrul dan Johan Juansyah karena akumulasi kartu kuning.

Enjang Rohiman dan Bona Simanjuntak akan berduet menjadi jangkar lini tengah, didukung oleh Nurul Huda sebagai sayap kanan dan Risky Novriansyah di kiri. Beto Goncalves kemungkinan besar akan sedikit ditarik ke belakang untuk menopang Noor Hadi sebagai penyerang tunggal.

Tuan rumah sendiri tidak memiliki masalah dalam komposisi pemain. Pelatih Fachri Husaini bisa menurunkan kekuatan terbaiknya untuk menghadapi Persijap. Suimin menilai kapten Bontang Ali Khadafi menjadi pemain yang patut diwaspadai oleh Persijap.

"Otak dan motor tim ini, ya Khaddafi. Dia harus dimatikan sebelum masuk area pertahanan kami. Siapa yang dekat, harus man to man. Khaddafi harus dimatikan di tengah lapangan, itu wajib," tegas Suimin.

Meski masih berada di posisi ke-11 dengan torehan 24 poin, namun Persijap masih rawan masuk zona play-off. Sedangkan Bontang masih di posisi buncit dengan torehan 12 poin dari 20 pertandingan.

Prakiraan Pemain

Bontang FC: Ade Mochtar; Arifki Eka Putra, Marcelino Mandagi, Handi Hamzah, Arbadin; Sathosi Otomo, Ali Khaddafi, Usman, Istigfar; Kenji Adachihara, Emile Mbamba.

Persijap Jepara: M Yasir; Catur Rintang, Evaldo Silva, Kasiadi, Danan Puspito; Enjang Rohiman, Bona Simanjuntak, Risky Novriansyah, Nurul Huda, Beto Goncalves; Noor Hadi. (sj)

Pulih, Ferly Segera Bergabung Persijap


Bek Persijap Ferly La'ala absen di sembilan pertandingan musim ini karena cedera. Namun, saat ini kondisinya sudah pulih dari cedera hamstring. Hanya, di pertandingan away lawan Bontang FC Sabtu lusa, pelatih Suimin Diharja belum akan menurunkannya. Pemain kelahiran Palu ini baru siap dimainkan saat Laskar Kalinyamat menjamu Persib Bandung di Gelora Bumi Kartini pada 7 Mei mendatang.

”Hari ini kami sudah bicara dengan Ferly tentang masa depannya di Persijap. Secepatnya dia bergabung dalam latihan tim,” kata Sekretaris Tim Persijap Arif Darmawan, kemarin. Ferly yang menjalani terapi di Balikpapan pagi kemarin dipanggil tim pelatih dan manajemen di Bontang untuk membicarakan kesiapannya tampil kembali setelah absen cukup panjang.

Hasil Medis

Arif menyatakan Ferly akan bergabung dalam latihan tim di Jepara mulai 27 April, sepulang dari Bontang. ”Setelah pertandingan dengan Bontang FC, kami libur tiga hari. Setelah itu kami akan berlatih di Jepara dan Ferly siap bergabung,” ujar Arif.

Dalam pertemuan kemarin, Ferly menunjukkan hasil pemeriksaan medis dan perkembangan terapinya ke pelatih Suimin Diharja dan Arif Darmawan. Dia cedera bersamaan dengan yang dialami Gendut Doni, yakni saat mengalahkan Pelita Jaya pada putaran pertama lalu.

Rencana kembalinya Ferly disambut baik tim pelatih. Asisten pelatih Anjar Jambore Widodo menyatakan, Ferly tidak diturunkan saat menghadapi Bontang FC karena tidak bergabung dalam latihan cukup lama.
”Kami hanya menurunkan pemain yang siap secara fisik dan menunjukkan perkembangan dalam setiap latihan. Ferly sedang fokus terapi. Kami akan mempersiapkannya, terutama dalam tiga laga kandang sisa musim ini,” kata Anjar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...